Cerita Horror Tersesat di Desa Gondo Mayit, Part 2

Cerita Horor —Sabtu, 18 Dec 2021 14:13
    Bagikan  
Cerita Horror Tersesat di Desa Gondo Mayit, Part 2
pinterest

INIHOROR.COM- Saat mereka sedang menyusuri hutan, tiba-tiba Damar mendengar suara ayam. Tetapi yang menjadi hal aneh adalah Erik tidak mendengar suara apapun. Damar mulai cemas dan merinding karena kata orang pencinta alam jika ketika berada di hutan mendengar suara ayam itu pertanda tidak baik.

Tiba-tiba Damar mengatakan dia ingin buang air kecil. Tidak lama kemudian tercium aroma bunga kemboja yang sangat menyengat. Erik melihat ada sosok di balik pepohonan yang tadinya Erik ingin memanggil Damar tetapi, posisi Damar cukup jauh dari Erik.

Karena penasaran Erik mencoba melihat sosok apa yang di balik pohon itu. Erik melihat sosok yang tinggi dan berdiri di bawah pohon dengan kain putih. Warna putih saat itu dilihat sangat kontras karena keadaan yang cukup gelap. Sosok itu merupakan sosok kuntilanak.

Tetapi hantu itu hanya diam dan hanya menatap Erik. Kemudian Erik berpaling dan menyusul Damar. Erik sebenarnya sangat takut tetapi karena sudah menjadi anak alam yang sudah bertahun-tahun, hal seperti ini sudah sering dia dengar.

Baca juga: Cerita Horror Hantu Tanpa Kepala di Tower of London

Saat bertemu dengan Damar, Erik hanya diam dan tidak menceritkan hal yang dia lihat tadi. Akhirnya mereka sampai di tanah yang cukup lapang dan disana mereka sudah dekat dengan pos kedua.

Damar yang menyadari bahwa dari tadi Erik hanya diam saja, langsung bertanya kepada Erik ada apa? Dan Erik pun menceritakan hal yang dilihatnya tadi sosok kuntilanak.

Kemudian mereka melanjutkan perjalanannya, mereka berjalan cukup lama berjam-jam tetapi mereka tidak kunjung sampai di pos yang kedua. Sampai mereka merasa sudah kelelahan dan berpikiran untuk membangun tenda disitu.

Baca juga: Cerita Horror Tersesat di Desa Gondo Mayit, Part 1

Lalu, tiba-tiba terdengar banyak suara kaki berjalan dan suara gamelan dari kejauhan. Mereka mengikuti suara itu dan melihat orang-orang yang berjalan secara berjejeran. Orang-orang tersebut sedang memanggul keranda jenazah yang ditutupi oleh kain dan bunga melati. Hal pertaman yang terlintas oleh mereka adalah untuk apa orang-orang menguburkan jenazah malam ini? Dan apakah ada orang menguburkan jenazah di hutan ini?

Mereka akhirnya hanya memperhatikan orang-orang yang menguburkan jenazah tersebut yang sudah dikafani dan akhirnya mereka pergi. Hal aneh lain adalah mimik wajah orang-orang yang menguburkan jenazah itu terlihat bahagia.

Tiba-tiba Damar mengeluhkan kalau selangkangannya sakit hal itu dirasakan setelah dia buang air kecil. Saat itu Damar sangat pucat dan sudah tidak sanggup berjalan lagi dan dia bersandar disebuah pohon. Sementara Erik berusaha menyusul orang-orang tadi yang dia lihat untuk meminta bantuan. Ketika Erik berusaha menyusul orang-orang itu, Erik tidak bisa menyusul karena orang-orang itu sangat cepat menghilang.

Bersambung... 

Baca juga: Permainan Pemanggil Arwah dengan Media Pensil, Charlie Charlie

Editor: Zizi
    Bagikan  

Berita Terkait