14 Hari Hilang di Gunung Slamet, Bagian 5

Cerita Horor —Rabu, 12 Jan 2022 15:43
    Bagikan  
14 Hari Hilang di Gunung Slamet, Bagian 5
14 Hari Hilang di Gunung Slamet/twitter

INIHOROR.COM- Ditengah jalan, ia menemukan puntung rokok miliknya yang tadi sudah ia buang…

Ini adalah hutan yang masih perawan dan belum disentuh oleh orang dan tidak mungkin ada sampah rokok di tengah hutan selain dari yang ia buang sebelumnya. Mereka akhirnya sadar bahwa yang mereka lakukan sejak pagi hingga petang hanya berputar-putar di situ saja.

Alex adalah orang yang percaya jin dapat memainkan fikiran manusia yang sedang gundah dan tidak fit, salah satunya dengan membuat seseorang bingung dan kehilangan arah. Akhirnya Alex menghentikan perjalanan.

Alex memerintahkan kedua temannya untuk segera beristirahat dan tidur. Mereka akhirnya menyudahi perjalanan mereka dihari kedua itu. Ketiganya membuat bivak sederhana dan tidur dengan alas jaket dan jas hujan.

Malam harinya, Alex yang sedang buang air kecil melihat cahaya dari rumah penduduk yang masih sangat jauh dari ketinggian. Saat itu, malam memang sedang cerah dan bulan bersinar cukup terang hingga Alex bisa melihat kontur Gunung Slamet dan perkiraan jalur yang dapat mereka lalui untuk sampai ke perkampungan terdekat.

Saat itulah, Alex mendapat ide bahwa ia akan menyusuri sungai sebagai jalur mereka esok hari. Menurut Alex sangat mustahil jika sungai bisa berbalik ke atas.

Ketika sedang mengikuti hutan, masih ada kemungkinan jalur dan kembali menanjak ke atas, api mengikuti sungai, mereka kan terus bergerak kebawah.

Logika masuk akal dari Alex ini sayangnya dieksekusi dengan cara yang salah. Pagi hari di hari ketiga, mereka masuk ke hutan dan Alex menyampaikan pemikirannya ke dua sahabatnya.

“Daripada kita masuk hutan dan putar-putar lagi, hari ini kita susuri sungai saja. Sungai bakal membawa kita ke bawah,” kata Alex yang akhirnya disetujui oleh Gagah dan Iqbal.

Sungai yang ada di Gunung Slamet hanya memiliki sedikit debit air saat tidak hujan. Ketiganya menysuri tepat di tengah sungai tersebut yang diketahui bernama Sungai Lemberang.

Hingga disuatu lokasi, terdapat sebuah genangan dengan batu yang berwarna kehiijauan tannda berlumut, didepannya juga ada sebuah jurang yang cukup tinggi. Alex menyadari pijakan di depan tidak aman, lantas mereka meminta Iqbal dan Gagah berhenti dulu.

Iqbal yang penasaran dengan batu berlumut lantas melangkah kedepan untuk berdiri di samping Alex. Namun sayang, karena pengelihatannya yang sudah sulit, ia tidak sadar batu yang ia pijak ternyata licin dan membuatnya tergelincir.

Iqbal lalu terguling kea rah jurang. Alex dan Gagah berteriak memanggil namun Iqbal sudah tidak sadar akibat benturan saat ia jatuh. Di hadapan Alex dan Gagah, Iqbal jatuh ke dalam jurang. Lokasi jatuhnya Iqbal berada sekitar 100 meter diatas Curug Minger dengan ketinggian jurang 10 meter.

Alex dan Gagah lalu mencari jalan untuj turun dengan perasaan yang campur aduk dan khawatir akan keselamatan sahabat mereka. Akhirnya, mereka mendapati tubuh Iqbal terbaring di atas jurang..

Bersambung…

Tulisan belum dipastikan kebenarannya.  Mohon tidak mengikuti hal yang menyebabkan sesat dan menimbulkan kerugian.  Pembaca agar dapat mengambil hikmah dari setiap kejadian.  Tulisan merupakan fiksi belaka.

Baca juga: Kuchisake Onna : Kecantikan yang Mencelakainya


Editor: Zizi
    Bagikan  

Berita Terkait