Misteri Hantu “Engklek”, Sosok Pembawa Mayat di Tanah Jawa

Cerita Horor —Senin, 17 Jan 2022 11:21
    Bagikan  
Misteri Hantu “Engklek”, Sosok Pembawa Mayat di Tanah Jawa
foto Tangkapan layar youtube

INIHOROR,- Kayanya budaya Indonesia, juga kaya dengan kepercayaan yang berkembang di daerah masing-masing.  Bukan hanya tentang warisan leluhur bahkan cerita mistis turun temurun yang masih dipercaya hingga saat ini masih menjadi sebuah cerita yang membuat orang penasaran.

Sebut saja di Tanah Jawa, ada sebuah urban legend dengan nama hantu engklek. Banyak kisah misteri, mulai dari hantu kemamang, nini thowok atau bahkan lampor.  Hantu Engklek merupakan kisah gaib yang hampir tenggelam.

Hantu engklek konon merupakan hantu yang suka mengambil Jenazah di malam hari, dan kedatangannya akan menimbulkan suara “ Klek … klekkk… “

Mitosnya setan engklek ini adalah hantu yang mengambil mayat dari jenazah yang baru saja di kuburkan.  Makanya orang jaman dahulu selalu menjaga kuburan sanak saudaranya jika belum ada seminggu kepulangannya.

Baca juga: “The Guardian”, Kisah Boneka Arwah Malaikat Pelindung

Hantu engklek akan berkeliling mengelilingi kampung dan memanggul mayat.  Ada rumor yang mengatakan jika hantu engklek adalah pengibaratan malaikat atau iblis yang menyiksa jenazah yang baru saja di kubur.  Namun ada juga yang mengatakan bahwa hantu engklek adalah sosok iblis yang suka memangsa mayat.

Keberadaannya diawali dengan bau tak sedap lalu ada suara “ Srek..Srek” atau “Klek…Klekk..” seperti suara kaki dan benda yang terseret.

Jika kamu mendengar suara tersebut di luar rumahmu pada malam hari jangan coba-coba membukanya karena bisa jadi itu adalah hantu engklek.  Jika kamu membuka pinta maka tak segan-segan ia akan masuk ke dalam rumahmu, karena merasa ia sedang disambut. Ih Seram..

Tulisan di atas belum dipastikan kebenarannya.  Pembaca agar dapat mengambil hikmah dari semua kejadian.  Mohon tidak mengikuti hal yang menyesatkan dan menimbulkan kerugian.* -RESTY

Baca juga: 14 Hari Hilang di Gunung Slamet (Bagian 8)

Editor: Seni
    Bagikan  

Berita Terkait