14 Hari Hilang di Gunung Slamet (Bagian Akhir)

Cerita Horor —Selasa, 18 Jan 2022 09:45
    Bagikan  
14 Hari Hilang di Gunung Slamet (Bagian Akhir)
14 Hari Hilang di Gunung Slamet/twitter

INIHOROR.COM-Alex menolak mentah-mentah tawaran tersebut…

Pagi sudah tiba, Alex mendengar suara ayam berkokok. Ia beranggapan bahwa ia sudah dekat dengan  perkampungan karena suara ayam tersebut jelas berasal dari suara ayam kampung, bukan ayam hutan.

Alex kembali berjalan. Secara teori, Alex seharusnya melewati jalan Makadam yang menghubungkan Desa Serang dan Batu Raden. Namun saat itu, Alex tidak merasa bahwa ia melewati jalan tersebut.

Setelah mendengar suara kokok ayam,ia terus berjalan menembus hutan dan Alex melihat rute yang diyakini sebagai rute mencari kayu.

Alex mengikuti jalan tersebut, dan keluarah Alex dari hutan.  Ia pun menemukan ladang penduduk.Alex akhirnya bertemu dengan penduduk.

Baca juga: 14 Hari Hilang di Gunung Slamet (Bagian 9)

Normalnya, jika habis tersesat maka akan senang bertemu dengan penduduk. Berbeda dengan Alex, ia merasa seperti tidak ada perasaan apapun dan rasanya hambar saja.

Alex pun bertanya kepada warga dimana rumah kepala desanya. Karena rumah kepala desa jauh, akhirnya Alex bertanya siapa yang berwenang di desa tersebut.  Warga menyebutkan nama Pak Kamituo, dan menunjukan rumahnya.

Alex yang sudah lemah dan seperti tidak memiliki perasaan apapun, hanya berpikir bagaimana jenazah temannya bisa dievakuasi dan segera menemukan Gagah.

Alex pun bertanya kepada warga, apakah ada Gagah yang sudah sampai kesini? Namun nihil, keberadaan Gagah tidak diketahui oleh siapapun.

Karena sudah terlalu lama tidak makan dan merasa sangat lapar. Alex menanyakan warug terdekat, dan melanjutkan perjalanan ke warung tersebut.

Baca juga: Film “Photocopier”, Kisah Sur dan Amin dalam Penyalin Cahaya

Saat itu Alex dikira korban petrus yang saat itu masih sohor di Indonesia. Semua orang dibuat takut olehnya.  Selesai makan, Alex meminta warga untuk diantarkan kerumah Pak Kamituo. Disana, Alex akhirnya melapor.  Ia justru dimarahi karena turun di desa tersebut.

Alex akhirnya disuruh untuk tidur dan Pak Kamituo pergi ke kelurahan. Besok paginya,Alex ditandu ke balai desa. Sampai di desa, Alex dibawa ke Rumah Sakit Trenggiling yang kini jadi RSU Purbalingga.

Saat sudah di rumah sakit dan menjelaskan apa yang terjadi kepada pihak berwenang, Alex akhirnya menjalani beberapa tes dan perawatan, Alex akhirnya diminta untuk tidak menceritakan hal apapun kepada media.

Pencarian untuk Iqbal dan Gagah pun dikerahkan. Hingga kini, jasad Iqbal dan Gagah tidak pernah ditemukan, bagai tenggelam bersama kenangan mereka di Gunung Slamet.* (TAMAT) -zz

(Tulisan belum dipastikan kebenarannya.  Mohon tidak mengikuti hal yang menyebabkan sesat dan menimbulkan kerugian.  Pembaca agar dapat mengambil hikmah dari setiap kejadian.  Tulisan merupakan fiksi belaka.)

Baca juga: Misteri Hantu “Engklek”, Sosok Pembawa Mayat di Tanah Jawa

Editor: Seni
    Bagikan  

Berita Terkait