Menelusuri Tapak Seram Pemuja Setan di Rumah Pengabdi Setan Pengalengan

Keramat —Sabtu, 9 Oct 2021 12:13
    Bagikan  
Menelusuri Tapak Seram Pemuja Setan di Rumah Pengabdi Setan Pengalengan
Menelusuri Tapak Seram Pemuja Setan di Rumah Pengabdi Setan Pengalengan/ istimewa

INIHOROR

Akhir pekan kemarin,  Depost beserta tim berwisata ke pegunungan Pangalengan, Jawa Barat. Dan kami pun mengunjungi salah satu rumah wisata misteri yang terletak di salah satu bukit yang berada di pangalengan, tepatnya adalah Rumah Pengabdi Setan yang sempat viral lima tahun lalu oleh sebuah film tayangan fiksi bergenre horor yang berjudul Rumah Pengabdi Setan karya/sutradara Joko Anwar.

Baca juga: Hotel Berisi 432 Kamar dengan 13 Lantai di Bandung Dibiarkan Kosong dan Terbengkalai, Bikin Seram!

Baca juga: Bikin Merinding, Mitos Ritual Inugami, Jadikan Roh Anjing Sebagai Jimat

 Walaupun kami berkunjung pada sore hari, aura – aura mistis Rumah Pengabdi setan sangat terasa dan membuat bulu kuduk merinding. Dikarenakan properti – properti hantu seperti kuntilanak dan pocong terpapar disetiap sudut ruangan yang berada didalam Rumah Pengabdi Setan tersebut. Tidak hanya properti yang menyeramkan dan bangunan rumah yang sudah tua itu, juga ada beberapa foto – foto zaman dahulu yang tertinggal di rumah itu.

 Bangunan rumah tua peninggalan zaman Belanda, juga beserta isinya yang menarik. Menjadikan rumah itu terdapat banyak sekali spot foto untuk wisatawan yang berkunjung ke rumah itu untuk mengabadikan momen horornya, seperti berfoto di properti kuntilanak, pocong, kursi – kursi dan meja yang klasik dan juga properti lainya yang menarik.

Baca juga: Kisah Horor, Viral Teror Keranda Terbang, Legenda Lampor yang Mecari Tumbal

Baca juga: Hotel Berisi 432 Kamar dengan 13 Lantai di Bandung Dibiarkan Kosong dan Terbengkalai, Bikin Seram!


 Bukan hanya properti didalam rumah saja yang menarik, namun di halaman rumah pun terdapat properti yang menarik juga menyeramkan seperti makam – makam zaman dahulu. Selain properti yang menyeramkan, udara yang sejuk dan pemandangan kebun teh pun menjadi daya tarik para wisatawan untuk berkunjung ke Rumah Pengabdi Setan.

Biasanya pada malam hari pun banyak juga wisatawan yang berkunjung ke Rumah Pengabdi Setan dengan tujuan yang berbeda dengan wisatawan sore hari, wisatawan malam hari jika berkunjung ke Rumah Pengabdi Setan biasanya melakukan penelusuran ghaib atau ingin lebih merasakan aura mistis yang berada di Rumah Pengabdi Setan.

Baca juga: Bikin Merinding, Mitos Ritual Inugami, Jadikan Roh Anjing Sebagai Jimat

Baca juga: Percaya atau Tidak, 5 Hewan Ini Kerap Dikaitkan dengan Keberadaan Makhluk Halus, Apa Peliharaanmu Termasuk?

 Ada pun beberapa fasilitas untuk para wisatawan yang dapat digunakan ketika berkunjung ke Rumah Pengabdi Setan seperti toilet yang tidak jauh dari tempat wisata tersebut, jikalau kalian kebelet buang air kecil atau buang air besar, lalu ada juga warung yang berlokasi sangat dekat dengan tempat wisata tersebut, jika kalian lapar atau haus kalian tinggal membeli makanan dan minuman di warung tersebut, ada pun mushola yang terdapat di dalam Rumah Pengabdi Setan juga diluar rumah tersebut, jika kalian ingin melaksanakan ibadah sangat dekat sekali, terdapat juga kursi atau bale untuk rehat sejenak yang terdapat di beberapa sudut dalam rumah juga luar rumah sambil menikmati kebun teh dan udara segar pegunungan.

Baca juga: Bikin Merinding, Mitos Ritual Inugami, Jadikan Roh Anjing Sebagai Jimat

Baca juga: Percaya atau Tidak, 5 Hewan Ini Kerap Dikaitkan dengan Keberadaan Makhluk Halus, Apa Peliharaanmu Termasuk?

Rumah Pengabdi Setan berlokasi di Kawasan Perkebunan Teh Kertamanah Pangalengan, Kabupaten Bandung. Untuk tiket masuk kedalam wisata horor Rumah Pengabdi Setan, kawan Postmalang cukup merogoh kocek sebesar Rp. 15.000 sudah termasuk biaya parkir. Maka Postmalang rekomendasikan jika kalian ingin berwisata horor, kawan Postmalang tinggal berkunjung saja ke Rumah Pengabdi Setan, karena sangat menarik juga menantang  lho. Sekian dari Postmalang mengenai ulasan tentang Rumah Pengabdi Setan. (KK)

Tulisan diatas belum dipastikan kebenarannya dan pembaca diharapkan dapat mengambil hikmah dari semua kejadian. Dimohon tidak mengikuti hal yang menyebabkan menyesatkan dan menimbulkan kerugian. Semua tulisan diatas sekedar fiksi belaka.


Editor: Ajeng
    Bagikan  

Berita Terkait