Misteri Patung Bayi Sakah Simbol dari Sang Hyang Siwa Budha di Gianyar

Keramat —Kamis, 21 Oct 2021 15:52
    Bagikan  
Misteri Patung Bayi Sakah Simbol dari Sang Hyang Siwa Budha di Gianyar
Misteri Patung Bayi Sakah Simbol dari Sang Hyang Siwa Budha di Gianyar/ facebook

INIHOROR- Bali merupakan tempat pariwisata yang memilki tempat-tempat unik dan bersejarah, disana banyak bangnunan-bangunan kuno yang identic dengan filosofi penting tentang makna kehidupan.

Salah satunya bisa kamu temui di kalan Gianyar sebuah patung bayi besar yang menghiasi Jalan raya di daerah Banjar Blah Tanah.

Banyak yang menyebut patung ini dengan sebutan Patung Bayi Sakah. Namun nama sebenarnya dari patung ini yakni Sang Hyang Brahma Lelare yang merupakan simbol dari Sang Hyang Siwa Budha.

Patung bayi berukuran raksasa duduk bersila menghadap ke selatan di Jalan Raya Sakah, Banjar Blah Tanah, Batuan Kaler, Sukawati, Gianyar. Di kiri dan kanan patung ini, tumbuh dua pohon pule, sementara di sekeliling patung, taman ditata sedemikian rupa dengan dilengkapi pagar besi yang tidak terlalu tinggi.

Baca juga: Legenda Begu Juma Hantu Penghuni Ladang di Tanah Karo

Baca juga: 6 Zodiak Paling Beruntung di Penghujung Tahun 2021, Bersiaplah!

Tahun 1989 lalu, Cokorda Darana yang merupakan Bupati Gianyar pada masa itu melakukan rembug atau rapat dengan sejumlah sejarawan serta prajuru desa adat Batuan. Tujuan rapat itu yakni membahas pembangunan patung di simpang tiga dan simpang empat yang ada di Kabupaten Gianyar.

Rapat pertama tak membuahkan hasil karena kebanyakan mengusulkan agar membangun patung wayang atau Kapten I Wayan Dipta yang merupakan pejuang kemerdekaan asal Gianyar. Setelah rapat kedua barulah kemudian dibangun patung Brama Lelare yang berwujud bayi raksasa.

Baca juga: Bikin Merinding, Skeleton Lake Danau Roopkund yang Dipenuhi Tulang Belulang Manusia

Baca juga: Ikh Seram, Jelajahi Museum Santet di Cirebon Bernuansa Mistis


Ida Bagus Balik merupakan keturunan dari donatur yang juga pencetus pembangunan patung ini. Dimana beliau sempat semedi untuk mendapatkan petunjuk patung seperti apa yang akan di buat, barulah lewat sebuah mimpi akhirnya dapat petunjuk untuk membuat patung berbentuk bayi.

Wujud bayi ini memiliki filosofi wujud dari kelahiran manusia di dunia. Menurut Ida Bagus Balik dibangunnya patung ini di Sakah dikarenakan tanah yang berada di simpang tiga Jalaran Raya Sakah ini secara niskala disebut Blah Tanah Sake Ah. Ini memiliki arti di tengah belahan tanah terdapat sebuah sake (adegan atau pilar) dan ah (tidak ada batas antara bawah dan atas).

Baca juga: Bikin Merinding, Skeleton Lake Danau Roopkund yang Dipenuhi Tulang Belulang Manusia

Baca juga: Ikh Seram, Jelajahi Museum Santet di Cirebon Bernuansa Mistis

Jero Mangku Ketut Widiantara yang juga pemangku di sana menambahkan anak yang lahir dari pertemuan Siwa dan Budha adalah Brahmana Lelare atau seorang bayi yang sudah pintar sastra sejak lahir.

Sementara terkait ada yang menyebutnya dengan sebutan Patung Sakah dikarenakan Sakah berasal dari kata Saka, artinya sebuah tiang atau pilar yang kokoh

Kini patung ini dianggap keramat oleh masyarakat setempat, bahkan hingga ke luar Gianyar. Dari kabar yang beredar, patung bayi ini bisa menangis. Selain menangis, juga ada yang melihat patung ini menoleh ke arah yang melihatnya.

Kemagisan Patung bayi tersebut bahkan membuat orang-orang sembahyang di patung tersebut bahkan ada yang meminta kelancaran hidup dan memohon kemakmuran. / RS

Tulisan diatas belum dipastikan kebenarannya dan pembaca agar dapat mengambil hikmah dari semua kejadian , dimohon tidak mengikuti hal yg menyebabkan menyesatkan dan menimbulkan kerugian , semua tulisan diatas sekedar fiksi belaka.

Baca juga: Bikin Merinding, Skeleton Lake Danau Roopkund yang Dipenuhi Tulang Belulang Manusia

Baca juga: Ikh Seram, Jelajahi Museum Santet di Cirebon Bernuansa Mistis


Editor: Ajeng
    Bagikan  

Berita Terkait